Gejala Lupus pada Anak yang Perlu Diwaspadai
Sistem kekebalan tubuh dirancang untuk menjaga tubuh dari berbagai
infeksi yang menyerang. Namun pada kondisi tertentu, sistem imun tubuh
justru menyerang sel tubuh sendiri yang dikenal dengan istilah autoimun.
Salah satu penykit autoimun yang bisa dialami oleh anak-anak adalah
penyakit lupus.
baca juga Cara mencegah Virus Corona
Apa itu penyakit lupus?
Lupus adalah
penyakit autoimun dimana tubuh menghasilkan antibodi berlebihan sehingga
menyerang jaringan tubuh sendiri di berbagai organ. Pada anak-anak,
lupus umumnya dialami oleh anak perempuan dan dialami oleh anak berusia
9-15 tahun. Penyebab penyakit lupus belum diketahui secara pasti,
namun beberapa faktor yang memengaruhi antara lain faktor genetik,
hormon, paparan sinar matahari dan obat-obatan.
Gejala anak mengalami lupus
Umumnya
penyakit lupus sulit dikenali karena memiliki tanda-tanda yang beragam.
Gejala lupus yang dialami oleh seorang anak bisa berbeda dengan
penderita lupus lainnya. Beberapa gejala lupus yang perlu diwaspadai
antara lain:
baca juga Gejala Covid 19
1. Sering merasa kelelahan
Pada anak yang
menderita lupus, salah satu gejala yang khas adalah anak sering merasa
kelelahan. Akibatnya, aktivitas harian anak akan terganggu. Bagi Anda
yang sering mendengar keluhan anak tentang kelelahan padahal
aktivitasnya tidak terlalu berat, sebaiknya lakukan observasi lebih
lanjut mengenai kondisi anak. Umumnya rasa lelah masih sering terasa
meskipun anak sudah beristirahat.
2. Munculnya ruam pada kulit
Selain
kelelahan, lupus juga ditandai oleh munculnya ruam yang menyebar pada
batang hidung dan kedua pipi anak. Ruam ini disebut ruam kupu-kupu atau butterfly rash
karena bentuknya mirip sayap kupu-lupu. Selain wajah, ruam juga sering
muncul di bagian tubuh lain seperti pergelangan tangan. Ruam ini bisa
hilang atau membekas secara permanen, dan juga bisa terasa gatal dan
bertambah parah jika terkena sinar matahari.
3. Nyeri persendian
Bila
anak sering mengeluh nyeri pada persendian di bagian siku dan lutut,
Anda bisa mencurigai gejala ini sebagai gejala lupus. Nyeri umumnya
terasa makin parah di pagi hari dan dapat berpindah dengan cepat dari
satu sendi ke sendi lain tanpa sebab yang jelas. Selain ketiga
tanda utama di atas, Anda juga perlu waspada ketika anak sering
mengalami sariawan berulang, rambut rontok, dan demam tanpa diketahui
penyebabnya.
baca juga Apa itu Virus Corona
Penanganan anak dengan gejala lupus
Segera
periksakan anak ke dokter spesialis anak. Dokter akan memastikan
diagnosanya dengan melakukan beberapa pemeriksaan penunjang seperti tes
darahm urin, foto rontgen dan pemeriksaan jantung. Setelah diagnosis
ditegakkan, dokter akan memberikan obat untuk mengendalikan peradangan
untuk mencegah kerusakan organ.

Belum ada Komentar untuk "Gejala Lupus pada Anak yang Perlu Diwaspadai"
Posting Komentar